6 Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu (Replika)

Tahukah Anda tentang Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu (Replika)? iPhone, ponsel keluaran perusahaan Apple Inc. adalah salah satu merk smartphone yang paling laris dan banyak digunakan konsumen di seluruh penjuru dunia.

Kualitas yang sangat baik, model dan seri yang selalu up to date, dan merk yang terdengar sangat berkelas membuat peminat dan konsumen iPhone di seluruh dunia selalu meningkat dari waktu ke waktu.

Namun, realitanya, larisnya smartphone iPhone di pasaran mendorong sejumlah produsen untuk berbuat curang dan nakal.

Sejumlah produsen memanfaatkan popularitas iPhone untuk membuat iPhone palsu, atau juga sering disebut iPhone KW.

Apabila produsen jujur dan berterus terang bahwa produk yang mereka buat adalah palsu, hal tersebut tidak menjadi sebuah masalah.

Hal ini berubah menjadi masalah ketika konsumen tertipu saat membeli iPhone yang ternyata palsu, padahal konsumen tersebut berniat untuk membeli iPhone asli.

Tentu muncul rasa kecewa dan jengkel serta kerugian materi yang tentunya tidak sedikit.

Beredarnya iPhone palsu di pasaran cukup meresahkan pengguna gadget original.

iPhone palsu tersebut sudah tersebar luas di gerai-gerai ponsel maupun toko-toko online di berbagai market place.

Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu (Replika)

Bagi orang awam, tampilan iPhone palsu pun tidak jauh berbeda dengan iPhone yang asli. Namun sekarang, anda tidak perlu khawatir lagi.

Berikut adalah ulasan mengenai Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu (Replika), yaitu:

1. Nomor Serial atau IMEI

Saat anda membeli sebuah iPhone, cek nomor serial atau nomor IMEI iPhone tersebut.

Pastikan cek nomor IMEI di tiga tempat, yaitu di dalam sistem, di belakang casing, dan di box/kardus kemasan.

Untuk mengetahui nomor IMEI yang terdaftar di sistem, anda bisa menekan *#06# dan lakukan panggilan.

Setelah nomor IMEI muncul, bukalah situs https://checkcoverage.apple.com/ dan masukkan nomor serial tadi.

Jika situs mengatakan bahwa nomor yang telah dimasukkan adalah invalid, maka iPhone tersebut palsu.

Pastikan nomor serial pada ketiga tempat tersebut sama. Nomor serial ini sangat unik dan berbeda pada masing-masing perangkat iPhone sehingga sama sekali tidak bisa dipalsukkan.

2. Material

Material yang digunakan pada iPhone asli terasa sangat berkualitas serta premium. Apple mengeluarkan produk iPhone yang berbahan dasar kaca dan alumunium yang terasa kokoh dan kuat ketika digenggam.

Oleh karena itu, sejauh ini, tidak ada iPhone palsu yang mampu menyamai kualitas tersebut, termasuk menyamai kualitas layar retina yang dimiliki oleh iPhone asli.

Terlebih lagi, ketika anda melihat adanya logo Apple yang terlihat tidak presisi dan tidak simetris, hal ini menunjukkan sebuah indikasi jika iPhone tersebut palsu.

Tombol-tombol yang letaknya tidak simetris, terlalu longgar, pemasangannya tidak pas, juga menunjukkan tanda-tanda bahwa iPhone tersebut palsu.

3. App Store dan iTunes

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, iPhone adalah produk keluaran Apple Inc.

Oleh karena itu, tentu di dalam iPhone akan terdapat sejumlah aplikasi keluaran Apple, contohnya App Store dan iTunes.

iPhone keluaran resmi Apple pasti memiliki App Store dan iTunes di dalamnya.

Sementara itu, iPhone palsu umumnya menggunakan sistem operasi Android yang mana aplikasi bawaannya adalah Google PlayStore, lalu produsen nakal tersebut mengakali dengan mengubah tema dan tampilan sehingga benar-benar mirip dengan tampilan iPhone.

Oleh karena itu, anda harus memeriksa validitas App Store dan iTunes. Apabila kedua aplikasi tersebut tersedia di iPhone anda, lalu dengan tanpa kendala anda bisa membuat Apple ID, maka bisa dipastikan bahwa iPhone tersebut asli.

4. Tidak Ada Slot Memori Eksternal

Selama ini, Apple Inc. benar-benar tidak pernah menyediakan fitur memori eksternal pada iPhone keluaran resmi mereka.

Apabila pada iPhone terdapat slot memori eksternal, maka bisa dipastikan iPhone tersebut palsu.

Baru-baru ini, iPhone mengeluarkan varian memori internal sebesar 256 gb.

Memori internal yang sangat besar tersebut semakin memperjelas bahwa iPhone tidak pernah dibekali dengan slot memori eksternal/micro sd card.

5. Fitur dan Spesifikasi

Saat akan membeli sebuah iPhone, periksa dengan cermat fitur dan spesifikasi yang diberikan seri tersebut di web resmi iPhone.

Misalnya, iPhone seri 5S memiliki fitur fingerprint. Apabila anda mendapati iPhone 5S yang tidak ada fitur fingerprint, dapat dipastikan bahwa iPhone tersebut palsu.

Hal ini juga berlaku untuk fitur dan spesifikasi lainnya yang ditawarkan, secara fisik dan nyata, fitur dan spesifikasi yang ditawarkan harus ada.

6. Harga Tidak Wajar

iPhone dijual dengan harga yang cukup mahal karena target pasar mereka adalah masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas.

Apabila anda melihat iPhone yang dijual dengan harga murah, atau bahkan jauh lebih murah dari harga aslinya, anda perlu mewaspadainya.

Banyak iklan-iklan iPhone yang beredar di sosial media, menyebutkan bahwa harga jual iPhone hanya 1 hingga 2 juta rupiah.

Hal tersebut dirasa tidak masuk akal, mengingat harga asli iPhone keluaran terbaru rata-rata harganya lebih dari 5 juta rupiah, bahkan banyak sekali yang harganya di atas 10 juta rupiah.

Anda perlu berhati-hati ketika harga yang ditawarkan terdengar tidak rasional, karena kemungkinan besar iPhone tersebut palsu.

Demikianlah penjelasan dan ulasan mengenai Cara Membedakan iPhone Asli dan Palsu (Replika).

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu anda yang sedang mencari smartphone iPhone agar tidak tertipu dengan iPhone yang palsu.

Tinggalkan komentar